Wednesday, 4 November 2015

Psikolog Sarankan Orangtua Ajak Anak Senyum saat Hadapi Bullying

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dibandingkan zaman dulu, bullying yang diterima anak pra remaja atau berusia 9-12 tahun jaman sekarang lebih mengkhawatirkan.
"Kalau jaman dulu bullying biasanya hanya terjadi di sekolah, tapi saat ini di mana saja karena bisa dilakukan melalui gadget, jadi bisa 24 jam," kata psikolog anak Vera Itabiliana Hadiwidjojo di Jakarta, Rabu (12/8/2015).
Pun demikian tema bullying kian beragam. Dulu, misalnya di-bully verbal, seperti disinggung masalah fisik, dimintain uang. Sekarang apapun bisa dibully, seperti saat punya ponsel tapi dianggap sudah jadul dan kurang canggih.
Lantas apa yang bisa dilakukan korban maupun orangtua bully? "Orangtua cukup ajak anak tersenyum saat menghadapi situasi seperti itu," katanya.
Tetap tersenyum karena akan membantu pra-remaja mampu menghadapi berbagai tantangan dalam perjalanan hidupnya.
“Dengan mengajarkan berani senyum, rasa percaya diri anak akan muncul. Masalah yang dihadapi baik itu peer pressure , bullying atau masalah lainnya akan mampu dilampaui dengan rasa aman dan nyaman," katanya.
Senyuman dapat menciptakan keadaan psikologis yang penuh dengan kebahagiaan. "Kondisi ini membuat kemampuan belajar menjadi mudah, serta kesiapan mental untuk tumbuh dan berkembang," katanya.

Sumber http://www.tribunnews.com/kesehatan/2015/08/12/psikolog-sarankan-orangtua-ajak-anak-senyum-saat-hadapi-bullying
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment

Komentar anda marupakan motivasi buat penulis...